Home / Tips dan Trik / Penyebab Artikel Tidak Ditemukan Oleh Google

Penyebab Artikel Tidak Ditemukan Oleh Google

Biasanya artikel tidak ditemukan merupakan sebuah kesalahan perayapan search engine terhadap sebuah link yang telah dihapus atau berganti url. Namun selain penyebab di atas, sebuah artikel tidak dapat ditemukan di mesin pencarian dapat terjadi karena kata kunci yang  berbeda dengan judul artikel, artikel belum terindex oleh mesin pencarian, de-index (dihapus oleh search engine), dibanned karena melakukan spamming, doorway page atau dapat juga disebabkan oleh sandbox.

1. Kenapa artikel tidak ditemukan harus diperbaiki

Ketika sebuah artikel tidak ditemukan di halaman pencarian search engine, maka kita harus segera memeriksa apa yang menjadi penyebab error 404 tersebut karena artikel tidak ditemukan berpengaruh terhadap:

Backlink

Salah satu kekuatan sebuah blog / web adalah backlink dan ketika kita memiliki link url sebagai backlink di situs lain maka robot crawler akan mudah menemukan artikel kita dari situs tersebut. Selain itu url situs kita yang tertanam di website lain merupakan sinyal kepada search engine bahwa artikel yang kita miliki berkualitas (dengan syarat link tersebut berada di website yang memiliki niche yang sama dengan otoritas tinggi – PA maupun DA). Ketika link itu berubah di sumbernya (blog kita) maka spider akan kebingungan menelusuri url tersebut, sehingga spider akan memberikan tanda 404 pada link tersebut alias artikel tidak ditemukan atau page not found.

Kejadian tersebut akan membuat kekuatan backlink kita berkurang 1 point dan hal ini sudah saya saya alami selama 3 bulan lamanya. Pengunjung blog berkurang secara drastis karena kalah bersaing di halaman pertama, terkadang disitu saya merasa sedih!!.

Halaman Index

Selain backlink ada namanya page index atau halaman index yang tersimpan di database search engine. Misalnya blog kita memiliki 100 artikel dan seiring dengan waktu ternyata 70 artikel diindex (disimpan) oleh search engine baik itu google, bing, yahoo, ask, yandex, baidu dan sebagainya. Kemudian ada 10 dari 70 artikel yang sudah diindex tadi kita ganti url linknya. Maka search engine akan menandai link yang berubah tersebut dengan kode 404 sampai kita sebagai pemilik link melakukan redirect ke link url yang baru. Apabila tidak segera diperbaiki lama-kelamaan jumlah artikel kita yang terindex di search engine berkurang menjadi 60 artikel.

User Experience

Terakhir adalah user experience. Artinya apa? bayangkan anda sedang mencari artikel “cara memperbaiki broken link” dan artikel tersebut anda temukan di google tetapi ketika anda klik ternyata tidak ada, bagaimana perasaan anda ketika anda sangat membutuhkan panduan artikel tersebut? mungkin anda akan segera menutup halaman artikel tidak ditemukan tersebut dan menuju halaman artikel blog lain. Kejadian tersebut akan menaikkan bounce rate atau daya pental yang berakibat buruk bagi situs tersebut. Bayangkan kalau ada 100 orang yang melakukan hal yang sama, apa yang terjadi? situs tersebut dianggap tidak bermanfaat dan akan mengalami penurunan peringkat rata-rata di halaman search engine.

Tentu masih banyak alasan lain mengapa artikel tidak ditemukan harus segera diperbaiki dan saya hanya membahas 3 alasan saja yang saya anggap signifikan terhadap fluktuasi peringkat artikel. Selanjutnya kita akan membahas satu persatu penyebab artikel tidak ditemukan oleh search engine sekaligus cara mengatasinya.

Pembahasan artikel tidak ditemukan ini akan memperlihatkan contoh kasus pada google search engine, karena saat ini google menjadi primadona mesin pencarian sehingga para blogger biasanya menjadikan google sebagai barometer keberhasilan sebuah SEO (optimasi mesin pencarian). Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa tidak ditemukannya sebuah artikel tidak mutlak karena mesin pencarian tetapi dapat terjadi karena perlakuan yang berikan terhadap situs tersebut.

2. Artikel tidak ditemukan karena broken link

Penyebab: broken link

Sebuah artikel yang mengalami pergantian link url akan menghasilkan kode 404 pada halaman pencarian. Broken ulr atau url rusak biasanya karena pemilik situs / blog / website melakukan perubahan pada url artikel. Kenapa url artikelnya berubah? mungkin karena perubahan struktur permalink sebuah website, perubahan dari subdomain ke root domain, perubahan dari subfolder ke root domain seperti pada situs ini (waroong.net), perubahan kategori sebuah artikel atau mungkin saja karena pemiliki blog merasa url tersebut tidak dapat bersaing di halaman pertama google search engine sehingga perlu dilakukan perubahan url. Hasilnya adalah robot crawler bingung dan artikel tidak ditemukan.

 perubahan url artikel tidak di temukan

Gambar di atas memperlihatkan salah satu contoh broken link milik waroong.net karena perpindahan alamat situs dari subfolder ( /site/ ) ke root domain ( / ) dan juga perubahan kategori.

Solusi: Redirect URL 301

Untuk memperbaiki artikel tidak ditemukan karena broken link atau link url yang rusak (berubah), kita harus mengalihkan link url lama ke link url baru secara permanen (kode 301) atau disebut juga redirect url 301.

Cara redirect url 301 di Blogspot

  1. Masuk ke blog anda melalui blogger.com
  2. Klik “Setting” (Menu Setelan) >> “Search Preferences” (Preferensi Penelusuran)langkah-langkah redirect di blogspot karena artikel tidak ditemukan
  3. Klik “edit” dan isi url link lama dengan yang baru seperti terlihat pada gambar. Jangan lupa centang “permanent” yang menandakan url tersebut akan dialihkan secara permanen.url artikel lama (broken link)

    url artikel baru (redirect url 301)
  4. Klik “save”.
  5. Ulangi langkah yang sama apabila anda memiliki beberapa url yang rusak atau berubah.
  6. Masuk ke google webmaster tools dan submit kembali sitemap anda.
  7. Gunakan fasilitas situs online seperti googleping.com dan ping blog anda untuk memberitahu search engine terhadap perubahan yang anda lakukan.
  8. Hapus redirect 301 tersebut apabila search engine sudah mengindex halaman baru dan tidak lagi mengindex url lama. Biasanya beberapa minggu sampai dengan 3 bulan tergantung seberapa aktif url baru di klik oleh pengunjung.

Cara redirect url 301 di wordpress

  1. Kita akan menggunakan plugin redirect url. Saya sudah mencoba beberapa plugin misalnya WP SEO Redirect 301, Redirection dan terakhir  “Safe Redirect Manager”.  Silahkan anda menggunakan plugin favorit anda karena intinya adalah redirect url 301.

    Plugin wordpress Safe Redirect Manager
  2. Contoh screenshoot dari plugin yang saya gunakan.cara redirect 301 artikel di wordpress
  3. Pastikan bahwa url yang anda bubuhkan sudah benar dengan mengecek langsung apakah url lama dapat di redirect ke url baru (klik url lama apakah mau diredirect ke url baru).

3. Artikel tidak ditemukan karena sitemap error

Penyebab: sitemap error

Kejadian ini memang agak sedikit menjengkelkan karena penyebabnya bukan langsung oleh perlakuan kita. Ketika sitemap error tidak langsung menyebabkan hilangkan sebuah artikel dari halaman pencarian. Tetapi dalam jangka waktu tertentu ketika sitemap tidak kita maintenance dengan baik maka robot crawler akan berhenti mengunjungi situs kita, lambat laun artikel akan turun peringkat dan yang paling parah adalah artikel tidak ditemukan akan muncul.

google index report di webmaster tools

Solusi: Perbaiki sitemap

Periksa terlebih dahulu infomasi sitemap di google webmaster tools. Cek apakah sitemap dengan kode 404 di karenakan oleh plugin yang kita gunakan error (kasus di wordpress) atau mungkin situs tidak dapat diakses karena hosting atau karena terjadi kesalahan di pengaturan domain. Secara umum penanganannya apabila error karena sitemap, maka coba submit kembali (klik resubmit) sitemap blog tersebut atau coba hapus sitemap di google webmaster tools anda kemudian submit kembali dan tunggu beberapa jam.

Kalau di blogspot jarang saya lihat error sitemap kecuali domain sedang bermasalah. Untuk wordpress, apabila memakai sitemap yang disediakan oleh plugin yoast coba disable fitur sitemapnya kemudian save, bersihkan cache apabila memakai plugin cache, tunggu sebentar sekitar 5 menit dan aktifkan kembali plugin yoast. Setelah di aktifkan, coba reload atau resubmit sitemap di google webmaster dan tunggu beberapa jam.

4. Artikel tidak ditemukan karena hukuman dari google

Penyebab: artikel spam, doorway page atau mengandung virus.

Nah kalau yang ini mutlak disebabkan oleh kesalahan pemilik situs baik disengaja atau tidak. Artikel spam itu biasanya berupa artikel murni copas mulai 90% sampai dengan 100% atau artikel auto generated dari situs lain. Artikel yang mengandung virus biasanya dari hosting sebuah situs yang telah disusupi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu atau memang pemilik situs tersebut dengan sengaja meletakkan trojan backdoor di situsnya.

Artikel doorway page itu adalah tehnik pengalihan visitor dari sebuah situs auto generated ke situs utama, atau pengalihan dari sebuah situs dengan tehnik spamming keyword, konten atau deskripsi artikel yang diciptakan pada situs tertentu namun diarahkan ke situs utama di wilayah geografi yang sama bertujuan untuk menaikkan rating pencarian di search engine.

contoh doorway page (pinalty dari google)

Tehnik ini berbeda dengan pengalihan dari situs lama ke situs baru atau pengalihan url artikel lama ke artikel baru. Doorway page berusaha menjebak visitor dengan artikel yang sama sekali tidak diinginkan. Google menjelaskan:

“Reasons your site may not be included: You employ doorway pages. Google does not encourage the use of doorway pages. We want to point users to content pages, not to doorways or splash screens.”

“If an SEO creates deceptive or misleading content on your behalf, such as doorway pages or ‘throwaway’ domains, your site could be removed entirely from Google’s index. Ultimately, you are responsible for the actions of any companies you hire, so it’s best to be sure you know exactly how they intend to ‘help’ you.”

Solusi:

Untuk hal yang disengaja, saya pikir anda lebih tahu solusinya. Apabila hilang karena hukuman dari google maka satu-satunya jalan adalah belajar dari kesalahan dan membuat artikel baru. Tapi bagi yang sama sekali tidak paham apa yang sedang terjadi, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah :

  1. Melakukan pengecekan ulang apakah artikel anda masuk salah satu kategori yang saya sebut di atas.
  2. Kemudian coba periksa di google webmaster bagian crawl >> crawl error, apakah ada dari konten blog / web yang error disebabkan oleh server, plugin, DNS, robotx.txt sehingga artikel tidak ditemukan (kode 404).cek informasi error di google webmaster tools
  3. Agar kita dapat memastikan artikel kita masih berada di halaman pencarian walaupun mungkin tidak berada di rangking 10 besar google, caranya adalah masukkan keyword artikel yang kita cari di situs whatmyserp.com.
  4. Ikuti cara mencari posisi artikel di halaman google seperti dalam gambar di bawah. Ubah atau variasikan keyword yang anda masukkan ke kolom sesuai dengan artikel anda. Apabila artikel berada di peringkat 57 google, dengan asumsi 1 (satu) halaman google memiliki 10 peringkat maka artikel tersebut berada di halaman ke 6 di mesin pencarian google.

cara cek peringkat artikel di google

5. Artikel tidak ditemukan karena Sandbox dari Google

Penyebab: Google Sandbox

Google biasanya memasukkan situs-situs baru ke dalam sebuah sistem yang konon disebut google sandbox. Kenapa saya memakai kata-kata “konon disebut”? karena Google tidak mengakui Sandbox secara resmi dan belum dapat dibuktikan apakah semua situs / website / blog baru akan diberikan label sandbox oleh google. Meskipun itu hanya teori, sandbox yang diyakini oleh mayoritas webmaster dunia dan diyakini pertama sekali muncul pada tahun 2004 ketika perubahan algoritma Google.

Teori Google Sandbox digunakan untuk menjelaskan mengapa domain yang baru lahir atau domain dengan perubahan kepemilikan sering sekali mendapatkan peringkat buruk atau kesulitan bersaing dengan situs-situs lama di Google Search Engine Results Pages (SERPs). Dengan kata lain situs-situs baru yang dimasukkan ke dalam “sandbox”, peringkat pencarian mereka ditahan sampai mereka bisa membuktikan layak untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman pencarian.

Sepintas mungkin tampak tidak adil untuk situs yang baru diluncurkan, google langsung memberi label sandbox. Namun ada yang menyakini bahwa Google menciptakan sandbox bertujuan untuk mencegah situs spam (biasanya situs baru) mencapai puncak hasil pencarian dalam waktu singkat dan berulang kali muncul di #rangking 1 hasil pencarian.

Dulu, perusahaan akan memasang sebuah situs web promosi untuk waktu singkat dan setelah promosi usai website itu pun ditinggalkan atau dihapus. Dan yang terjadi setelah itu adalah website promosi ini masih akan muncul di pejwan Google Search Engine bahkan setelah dihapus, menyebabkan banyak link rusak, artikel tidak ditemukan dan visitor Google tentunya kesal akan hal tersebut.

Dampak dari “pending” peringkat ini menyebabkan artikel tidak ditemukan pada situs baru karena tercampak jauh sekali. Setelah Google melihat dan menganggap website baru tersebut berkualitas dan bermanfaat maka situs tersebut akan dihapus dari sandbox dan berpotensi untuk muncul dengan peringkat tinggi di Google Search Engine Results Pages. Ibaratnya mobil drag race yang sudah lama ngeGAS tapi belum ada tanda pluit start, bannya terus berputar kencang di tempat. Ketika tanda start berbunyi apa nggak terbang tu mobil larinya?? hahaha.

Solusi: Konten yang berkualitas dan mengikuti standar Google 

Ahli-ahli SEO dan Webmaster percaya bahwa Sandbox bisa berlangsung selama 6 (enam) bulan sampai 1 (satu) tahun dan terkadang lebih lama tergantung kualitas website sebelum Google mempromosikan website tersebut keluar dari sandbox. Tapi jangan berkecil hati, efek sandbox bisa saja hilang sebelum jangka waktu diatas jika Google menganggap website baru layak untuk mendapat tempat di halaman hasil pencarian, tetapi masih bisa memakan waktu hingga 6 bulan untuk website tersebut mendapatkan potensi peringkat yang sesungguhnya.

Ada banyak cara untuk meminimalisir efek Sandbox, beberapa di antaranya akan dibahas di bawah. Tetapi karena sandbox ini hal ghaib di dunia SEO, bahkan jika semua variabel algoritma diikuti masih tidak ada ada jaminan sebuah blog / website baru dapat keluar segera dari sandbox. Coba cek situs anda di website pixelgroove.com ketika anda baru saja meluncurkan sebuah situs baru dan cek kembali 6 bulan kemudian.

Cara cek Sandbox dan Penalty dari google

Sebelum kita menggali ke detail lebih lanjut tentang teknik tertentu untuk meminimalkan sandbox, maka perlu diperjelas aturan umum: kita tidak bisa melawan google sandbox. Satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah beradaptasi dengan itu dan sabar menunggu waktu untuk lulus. Setiap upaya untuk menipu Google – mulai dari menulis surat melodramatis ke Google, menggunakan “sandbox tools” untuk memotong filter dan lain sebagainya- hanya akan memperparah situasi (saya sudah mencobanya). Ada banyak inisiatif yang dapat Anda ambil, salah satunya:

  1. Aktif membuat atau menciptakan konten berkualitas dengan backlink yang wajar dan sesuai aturan.  Konten yang relevan dan segar dan link yang baik akan membawa situs ke peringkat atas. Ketika mendapatkan link, harus diingat bahwa haruslah dari sumber terpercaya. Backlink dari .edu dan .gov mungkin dapat membantu karena domain ini biasanya dibebaskan dari filter sandbox. Jangan membabi buta membangun backlink (misalnya 1000 link per bulan) – ini akan membunuh situs anda dan artikel tidak ditemukan akan muncul! Sebaliknya, bangunlah link secara perlahan tapi pasti.
  2. Lahirkan sebuah situs ketika itu benar-benar lengkap dengan seo on page yang rapi, terbitkan artikel yang berkualitas secara bertahap. Anda harus memiliki sedikit pengetahuan SEO (tidak harus sempurna) ketika anda memulai.
  3. Membeli domain lama atau telah kadaluarsa – efek sandbox lebih serius untuk situs baru di domain baru, jadi jika membeli domain lama atau kadaluarsa dan meluncurkan situs baru tersebut di domain lama, anda akan mengalami sedikit masalah dengan sandbox.
  4. Hosting yang mapan dan terpercaya akan membantu situs baru anda berjalan dengan stabil. Hosting gratis umumnya bukan ide yang baik apabila kita berbicara tentang peringkat SEO. Apabila anda memiliki domain lama maka anda bisa mempertimbangkan untuk menerbitkan situs baru pada subdomain baru. Efek sandbox tidak begitu parah untuk subdomain baru (kecuali domain utamanya sudah kena blacklist) dengan mengaitkan beberapa konten dengan situs utama. Anda juga dapat menggunakan pengalihan dari situs subdomain ke yang baru, meskipun efek dari praktek ini juga dipertanyakan karena dapat dilihat sebagai upaya untuk menipu Google.
  5. Berkonsentrasi pada kata kunci yang kurang populer. Ketika situs baru anda masuk sandbox bukan berarti bahwa itu tidak diindeks oleh Google sama sekali. Sebaliknya, dengan kata kunci yang tidak populer ditambah dengan kualitas konten yang hebat anda bisa mudah naik ke atas di hasil pencarian, lebih awal dari yang diperkirakan. Buat internal link yang baik dan submit sitemap anda di google webmaster untuk memudahkan parayapan spider. Ketika waktu anda sudah tiba untuk mulai bersaing di kata kunci populer, artikel sebelumnya dengan kata kunci kurang populer harus anda tautkan sehingga membentuk link juice yang bagus.
  6. INGAT!! artikel tidak ditemukan di mesin pencarian google bukan berarti situs anda tamat!! masih banyak search engine lain yang dapat membantu anda membuat sinyal yang bagus untuk google. Anda bisa men-submit artikel anda ke yahoo, bing, yandex seperti yang saya lakukan dan terus aktif di media-media sosial terkenal untuk memperkenalkan situs dan artikel baru anda. Upaya ini diharapkan bisa meminimalisir efek sandbox dan diharapkan dapat menarik perhatian google untuk mengijinkan situs anda keluar dari penjara tersebut.

Demikian penyebab artikel tidak ditemukan dan cara mengatasinya. Mungkin saja ada penyebab-penyebab lain artikel tidak ditemukan yang tidak dibahas disini, dapat anda tambahkan di kolom komentar untuk saya masukkan ke halaman artikel ini. Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.

Pencarian Paling Populer:

About waroong.net

  • Febby

    Saya baru tau ini kalo ada aturan begitu dari google, Untuk submit ke search engine lain itu kayaknya kurang efektif karena kebanyakan orang pasti menggunakan google mas.

    • submit ke SE lain berarti kita menciptakan peluang lebih besar kepada domain dan konten kita untuk ditemukan oleh pengunjung.

  • seperti yang saya alami saat ini,, hanya satu artil saja dan itu yang paling banyak di kunjungi yang de index :(

    • wah kenapa bisa seperti itu mas…mungkin bisa di ceritakan lebih lanjut mengenai masalahnya mas?

      • secara detail penyebabnya sendiri saya sebenarnya juga kurang tau, tapi yang pasti artikel yang satu itu memang mengalahkan web tempat game resmi nya sendiri di google . dan karena itu merupakan salah satu artikel yang paling banyak visitor yang mendongkrak blog saya. bisa mencapai 10k /day ini hanya untuk satu artikel saja yang datangnya dari search engine saja. nah untuk solusi terbaik bagai mana ya om? apa harus saya re upload atau bagaimana? yang sudah saya lakukan adalah re submit ke webmaster tapi tetep tidak muncul walaupun saya copas url nya langsung di pencarian.

        • saya mau tanya linknya..mana tau bisa di cari penyebabnya..tapi saya PM aja di fb yah :)

  • Muhammad Fauzan

    cara komennya biar bisa pake akun page G+ blog gimana ya??
    saya masih dari akun nama utama bukan dari pagenya,
    sekalian maaf ya bg, komen abg kehapus di blog saya
    salah tekan ^^
    terima kasih..

    • yah kasian sekali ke hapus hiks

      • hahha, iya bg sayang kali..
        komen lagi lah hahaha 😀
        kalau bisa kasih saran bg, apa yg kurang dari blog saya ^^
        maksih hehehe

  • Efeknya luar biasa ya mas ternyata. 😀
    Eh mas, kita bisa gak sih menarik sitemap yang sudah keindex di google webmaster tools? Gimana caranya? Dan apa efeknya? Apakah mas sudah pernah menulis di sini mas?

    • Maksudnya menarik? apakah menghapus url? kalau menghapus alias de-index dari pencarian google bisa. Masuk ke remove url di Google Search Console (dulu namanya google webmaster). Efeknya ya url tersebut hilang di pencarian tapi akan tetap di crawling oleh google apabila tertanam di situs lain sampai situs tersebut menghapus url tadi.

  • terima kasih gan atas informasinya sangat membantu ane yang masih newbie dibidang blogging.
    ane mau nanya gan, ane setiap habis bikin artikel di blog selalu ane submit juga di webmaster cuma pertanyaan ane kenapa ya gan di sitemaps ane yang di webmaster cuma berhenti di angka 151 padahal artikel blog ane sudah hampir 180an? sudah ane coba kirim kembali tapi tetep aja nggak nambah angkanya.
    mohon perncerahannya gan

  • Gayam Permai

    Kalau halama muncul 404 ..gimana ya?

  • Putra Priyangan

    Mas bro mau tanya, sya mau tanya blig saya kan sudah domain TLD sudah banyak yang page one, nah berhubung domain TLD saya kurang sreg saya ganti dengan domain TLD baru caranya gimana ya supaya tisak kehilangan visitor dan url lama otomatis berubah atau dirwct ke url baru ,saya sudah menggunakan fitur fowrd dommain di seting DNS s